Sekolah Tatap Muka Dibolehkan di Zona Hijau-Kuning

22

-Wali Kota Pertemuan Virtual Panduan Pembelajaran

PATTENE — Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, MH mengikuti pertemuan tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 dan tahun akademik 2020/2021 di masa pandemi secara virtual di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota, Jumat 20 November 2020.

Wali Kota didampingi Sekkot, Drs Firmanza, DP, Asisten I Drs H Burhan Nurdin, Asisten II, Taufik, Asisten III, Dr dr HM Ishaq Iskandar, M.Kes, dan Kadis Pendidikan, Asnita Darwis.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim menjelaskan, walaupun pembelajaran tatap muka di zona hijau dan kuning sudah diperbolehkan, masih banyak satuan pendidikan yang tetap belajar dari rumah (BDR).

“Akan tetapi, semakin lama pembelajaran tatap muka tidak terjadi, semakin besar dampak negatif pada anak, seperti ancaman putus sekolah, Kendala tumbuh kembang serta tekanan psikososial dan kekerasan dalam rumah tangga,” tandasnya.

Sementara itu, Dr Agus Sartono, Deputi Bidang Pendidikan dan Agama di Kementerian Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dalam arahannya menyampaikan selama kurang lebih 8 bulan terakhir, Indonesia telah berjuang menghadapi pandemi covid-19, pandemi ini tidak hanya berdampak di bidang kesehatan tetapi juga berdampak di bidang pendidikan secara signifikan.

Lanjutnya, kondisi geografis, sosial, ekonomi yang beragam menerapkan pembelajaran jarak jauh memiliki tantangan tersendiri bagi setiap daerah.

Daerah dengan kondisi yang memadai dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka secara Virtual melalui video conference atau melalui media sosial. Namun hal ini juga sangat sulit dilakukan untuk daerah yang memiliki kondisi yang tidak memadai.

“Namun sudah di siasati oleh satuan pendidikan untuk melakukan inovasi pembelajaran jarak jauh yang dapat di jangkau oleh seluruh peserta didik, baik itu melalui TVRI, Radio,” ungkapnya.

Agus Sartono menambahkan, pemerintah juga menyadari keputusan pembelajaran di rumah merupakan keputusan yang sulit, tetapi harus diambil akibat adanya pandemi covid-19 ini.Sementara itu, (rhm)