Depan Rujab Wawali Sering Dijadikan Arena Balapan Liar, Ini yang Dilakukan Polisi

80

PALOPOPOS.CO.ID,- AMASSANGAN— Aksi balapan liar di Kota Palopo kembali marak. Beberapa titik dijadikan arena balapan liar. Malah, di depan rumah jabatan wakil wali kota Palopo pun menjadi arena favorit.

Tidak hanya balapan liar yang dilakukan oleh sekelompok remaja. Tapi, terkadang juga mereka melakukan aksi kriminal.

Pihak kepolisian pun langsung turun tangan. Ini untuk menciptakan kondisi Kamtibmas.

Untuk menciptakan kondisi Kamtibmas di Kota Palopo yang dikenal sebagai kota idaman tersebut, jajaran Polres Palopo bersama jajaran Polsek Wara, melakukan giat patroli dan penjagaan di beberapa titik yang dianggap sebagai tempat kelompok remaja melangsungkan aksi balap liar.

Beberapa titik yang dianggap sebagai arena perlintasan balap liar kelompok remaja tersebut ialah jalan Andi Djemma depan rumah jabatan wakil wali kota Palopo, seputaran Sentral Palopo, seputaran PNP, dan jalan Jenderal Sudirman memutari SMA 3 Palopo.

Giat patroli ini, dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Palopo Iptu Muh. Tang dan jajaran Polsek Wara dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Andi Akbar, SH., MH.

Kedua Unit Jajaran Lalulintas Polres Palopo dan jajaran Polsek Wara secara bergantian melakukan patroli dan menjaga titik wilayah yang dianggap tempat balap liar.

Patroli rutin dan penjagaan itu rutin dilakukan mulai Jumat malam dan Sabtu malam.

Seperti yang dilakukan Jumat, 20 November 2020. Terpantau Kasat Lantas Polres Palopo terjun langsung bersama jajarannya melakukan patroli dan kemudian berjaga di jalan Andi Djemma di (tugu titik Nol Kilo Meter atau di depan rujab Wawali hingga pukul 04:00 Wita subuh.

”Giat rutin ini dilakukan pada malam tertentu yang dianggap sering berlangsungnya balapan liar yang meresahkan warga dan pengguna jalan,” ucap Muh. Tang.

Di tempat terpisah, Andi Akbar dari unit Polsek Wara, menyebutkan peserta aksi balap liar yang meresahkan warga dan pengguna jalan itu jika tertangkap operasi, akan dikenakan sanksi penilangan yang tentunya dilimpahkan ke Unit Tilang Satuan Lalu Lintas.

“Sanksi peserta balap liar, kalau nantinya ada terjaring operasi atau patroli, akan ditindak tegas berupa tilang,” tutup Andi Akbar. (riawan junaid)