Usai Aniaya Istri, Pelaku Kabur

1185
SABRIANI Tola saat melaporkan KDRT yang menimpanya ke Polres Palopo dengan kondisi babak belur penuh darah. Saat ini, pelakunya yakni suaminya kabur setelah kejadian tersebut.

TOMPOTIKKA — Seorang ibu rumah tangga (IRT) melaporkan peristiwa pemukulan yang dilakukan suaminya di SKPT Polres Palopo sekitar pukul 22.13 Wita, Minggu 18 Oktober 2020. IRT bernama Sabriani Tola warga Jl Anggrek, Kelurahan Tompotikka ini datang dengan wajah babak belur penuh darah akibat dianiaya, Mushar suaminya sendiri.

Semenjak laporan tersebut ditangani unit PPA Polres Palopo, pelaku penganiayaan tidak lagi ditemukan di lokasi alias kabur.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Aris Abubakar, SH.,MH saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan warga tersebut yang melaporkan peristiwa KDRT yang dialaminya.
“Laporannya sudah sampai di PPA, tapi pelakunya sudah kabur,” ungkap Andi Aris singkat.

Terpisah, Ketua LPPA Kota Palopo, Andi Fatmawati saat dikonfirmasi kejadian peristiwa KDRT tersebut mengatakan Sabriani Tola mengadukan peristiwa KDRT-nya.

“Saya akan berkordinasi dengan unit PPA mengenai status dan motif penganiayaan pelaku tersebut terhadap korban,” tandasnya. (cr1/rhm)