Umrah Dibuka, Kuota Visa Dibatasi

29
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Amphuri, H.Nurhayat

JAKARTA — Tahapan pembukaan umrah di masa pandemi covid 19 akan memasuki fase baru pada 1 November pekan depan.

Jika sebelumnya yang diperbolehkan melaksanakan umrah adalah warga negara Arab Saudi saja dan ekspatriat yang berada disana, awal bulan November mendatang jemaah dari luar Arab Saudi termasuk Indonesia sudah dibolehkan.

Namun demikian kuota visa untuk seluruh dunia dibatasi cuma 10.000 lembar per hari termasuk Indonesia yang kemungkinan mendapat kuota visa maksimal 1.000 per hari. Adapun ketentuan lain yang wajib bagi calon jamaah umrah adalah usia 18 sd 50 tahun, tes PCR Swab 72 jam sebelum keberangkatan dan cuma maskapai Saudia Airlines yang boleh digunakan hingga akhir desember mendatang, starting Jakarta dimana frekwensi terbang cuma sekali dalam sehari.

“Yang terpenting bagi PPIU adalah umrah sudah dibolehkan sekalipun dengan protokol yang ketat dan kuota visa yang masih terbatas, belum lagi regulasi terkait hotel, transportasi dan pajak yang naik 30% tentunya berdampak kenaikan harga jual paket umrah,” sebut Nurhayat, Wasekjend DPP AMPHURI yang juga CEO Al Jasiyah Travel.

Menyesuaikan regulasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi, Al Jasiyah Travel telah merilis paket umrah “Rindu Baitullah” durasi 10 hari dengan fasilitas hotel bintang 5 di Mekkah dan Madinah dengan harga jual Rp.33.950.000 menggunakan pesawat Saudia Airlines star Jakarta berangkat 8 November 2020.(IDR)