Terlibat Sabu, Bintara Polres Dipecat

172

BELOPA — Karena terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba dan melanggar kode etik Polri, seorang personel Bintara Polres Luwu, dipecat secara tidak hormat, Senin 12 Oktober 2020 kemarin.

Upacara pemberhentian tidak hormat (PTDH) berlangsung di halaman Mapolres Luwu. Bintara tersebut adalah Briptu Ivantri yang terlibat kasus narkoba jenis sabu-sabu setelah ditangkap di Kota Palopo oleh anggota Sat Narkoba Polres Palopo beberapa tahun lalu.

Pemecatan dari kedinasan Dinas Bintara Polri ini berdasarkan keputusan Kapolda Sulsel, nomor: Kep/966/IX/2020 atas nama Briptu Ivantri. Tentang PTDH dari Dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi selatan yang memutuskan dan menetapkan keputusan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan terhitung mulai tanggal 30 September 2020.

Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto menegaskan pemecatan personel Bintara Polres Luwu tersebut sudah sesuai prosedur dimana oknum tersebut telah terbukti secara meyakinkan melakukan pelanggaran berat.
“Briptu Ivantri melanggar pasal 12 ayat (1) huruf a Peraturan Pemerintah RI Nomor 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri dan Pasal 7 ayat (1) huruf b Perkap Nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Polri kepolisian negara Republik Indonesia,” kata Fajar.

Dalam pasal 12 ayat (1) huruf a disebutkan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia apabila yang bersangkutan dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dan menurut pertimbangan pejabat yang berwenang tidak dapat dipertahankan untuk tetap berada dalam dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia. (and/him)