Rapid Test Sasar Kantor Bupati

33

*Dipantau Langsung Kejari

BELOPA –– Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kabupaten Luwu sejak awal Oktober lalu melaksanakan rapid test massal bagi para ASN lingkup Pemkab Luwu. Selasa (27/10) kemarin, pelaksanaan rapid test nyasar ke Sekrertariat Daerah Kantor Bupatu Luwu.

Sekretaris TGTPP Covid-19 Luwu, Rahman Mandaria SH, MH, yang melihat langsung pelaksanaan rapid test massal untuk para ASN di Setdakab Luwu di Belopa Selasa kemarin mengatakan, rapid test massal untuk pegawai lingkup Pemkab Luwu dimaksudkan untuk memastikan pelayanan publik terhindar dari penyebaran virus corona.

“Rapid test di kantor Bupati Luwu ini yang hari kedua. Untuk hari ini Selasa (kemarin,red) yang kita datangi adalah ruangan Bagian Ekonomi, Bagian Kesra, Bagian Umum, Bagian Pemerintahan, Bagian Ortala, Bagian Keuangan, Bagian Hukum, ULP Luwu, BPKD Luwu dan Bapenda Luwu,” kata Rahman Mandaria.

Informasi yang dihimpun Harian Palopo Pos, jumlah pegawai yang terjaring cukup banyak, namun masih sebagian yang tidak hadir. Sehari sebelumnya, tepatnya Senin (26/10) TGTPP Covid-19 Luwu melaksanakan rapid test pada instansi KPU Luwu (17 orang), Dinas Kominfo Luwu (42 orang), Dinas Perhubungan (29 orang), BKPSDM Luwu (13 orang), Sekretatiat DPRD Luwu (48 orang), kantor Dinas PMD Luwu (36 orang), Kesbangpol.

Pelaksanaan rapid test di Kantor Bupati Luwu disaksikan langsung pihak Kejaksaan Negeri Luwu, dalam hal ini Kasi Datun, Ady Hariadi Annas SH, dengan tujuan untuk memastikan pelaksanaan rapid test TGTPP Covid-19 Luwu betul-betul sesuai dengan alokasi anggaran yang tersedia.

” Kejaksaan Negeri Luwu mendapat surat dari TGTPP covid-19 Luwu untuk ikut dalam pelaksanaan rapid test massal ini. Kami hadir menyaksikan langsung untuk melihat dari dekat proses pelaksanaannya. Rapidt test ini dilakukan gratis alias tanpa dipungut biaya. Namun menggunakan anggaran negara melalui APBD Luwu, ” kata Adi Hariadi.

Sementara itu, realisasi anggaran untuk penanganan Covid melalui belanja tidak terduga APBD Luwu Tahun 2020 sebanyak Rp 8,267 miliar lebih, termasuk Belanja tidak terduga yang digunakan BPBD Luwu untuk tahap III sebesar Rp 4,997 miliar lebih (and/him)