IDI Gelar Seminar Kesehatan

5
Ketua IDI Cabang Luwu, dr Alauddin Jusuf, Sp.An M.Kes

*Momentum Peringati Hari Jadi ke 70

BELOPA — Segenap profesi dokter pada Sabtu (24/10) memperingati hari jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke 70. Pengurus IDI Cabang Luwu memperingati momentum tersebut dengan menggelar seminar kesehatan secara online (Webnar) bekerjasama BPJS Cabang Palopo dengan mengangkat tajuk “Tatalaksana Diabetes melitus, Hipertensi dan Penyakit Jantung.”

Ketua IDI Cabang Luwu, dr Alauddin Jusuf, Sp.An M.Kes, mengatakan, momentum Hari Jadi IDI diperingati jajaran dokter di Kabupaten Luwu dengan menggelar seminar kesehatan dengan mengangkat tajuk diatas dengan harapan ikut mendorong upaya dalam meningkatkan taraf hidup kesehatan masyarakat Indonesia dan Kabupaten Luwu pada khususunya.

“Setiap dokter memiliki tanggung jawab memajukan kesehatan masyarakat Indonesia, untuk itu selalu belajar dan memperbaharui ilmu yang dimilikinya merupaan sebuah keharusan, makanya kita laksanakan kegiatan Seminar ini. Tajuk diatas sengaja kita angkat agar menjadi perhatian serius bagi para pihak, disamping sangat mempengaruhi kulitas hidup penderitanya, pula penderitanya selalu menunjukkan grafik yang terus bertambah,” ungkap Alauddin Jusuf.

Ketua panitia pelaksana dr. Jaslianti Ahmad mengatakan, seminar daring IDI Luwu dengan moderator dr. Ilzy Jum Ahmad ini cukup sukses karena diikuti oleh banyak peserta yang berprofesi sebagai dokter. Tidak kurang 70 dokter yang berasal dari kabupaten Luwu maupun luar kabupaten Luwu berpatisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

4 dokter dengan kepakaran di bidangnya masing-masing hadir menjadi narasumber, dianataranya dr. Alauddin Jusuf, M.Kes., Sp.An, dengan materi “Etika Profesi Kedokteran”, dr. Rosnawary, M.Tr.Adm.Kes. dengan materi “Patient Safety”, dr. Sostro Mulyo, Sp.PD. dengan materi Diabetes Mellitus, Hipertensi dan Penyakit Jantung, serta dr. Rosdiana, MARS, Sp.GK dengan materi Intervensi Nutrisi pada penyakit terkait. Kegiatan ini juga diapresiasi Kepala BPJS Cabang Palopo, Subhan, S.K.M., M.Kes dan berharap para dokter tetap semangat dalam memperjuangkan peningkatan taraf kesehatan seluruh masyarakat Indonesia dan terkuhusus Kabupaten Luwu.

“Kualitas kesehatan kita memang harus dioptimalkan, apalagi kita masih ditengah pandemi Covid-19. Tentunya kita berharap berbagai penyakit, termasuk diabetes melitus dan penyakit jantung bisa terhindar dan bisa kita obati. Sesungguhnya perawatan diabetes amat menyita waktu, seperti menjaga makanan, olahraga, mengawasi gula darah, dan merencanakan gaya hidup, ” tandas Alauddin. (and/him)