2 Kecamatan Jadi Kawasan Siaga Bencana

23
Pemkab Lutim melakukan rapat di Kantor Camat Tomoni Timur, terkait persiapan pencanangan kawasan siaga bencana, Rabu 14 Oktober 2020 kemarin.

*Segera Dicanangkan oleh Menteri Sosial

MALILI — Kabupaten Luwu Timur mencanankan dua kecamatan sebagai kawasan siaga bencana oleh Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara, tanggal 22 Oktober 2020 mendatang. Dua kecamatan tersebut adalah Tomoni Timur dan Kecamatan Burau. Nantinya pencanangan ini akan dihadiri Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Luwu Timur, Sukarti saat dikonfirmasi mengatakan kedua kecamatan itu memang menjadi langganan banjir setiap tahun karena imbas adanya sungai besar di kedua wilayah, yakni Sungai Kalaena, Tomoni dan Sungai Bungadidi.

“Jadi dua kecamatan ini yang akan ditetapkan sebagai kawasan siaga bencana dengan pertimbangan yang saya sebutkan tadi. Selain itu, kawasan ini sebelumnya sudah ditinjau oleh tim dari Kementerian Sosial RI,” terang Sukarti, Rabu 14 Oktober 2020 kemarin.

Selain pencanangan, juga akan dilakukan pelatihan kesiapsiagaan bencana dan mitigasi bencana yang akan diiikuti oleh 60 orang dan penyuluhan yang diikuti oleh 100 orang terdiri dari aparat desa, BPD dan masyarakat di dua kecamatan. Juga akan dilakukan simulasi penanganan bencana.

Untuk memantapkan persiapan pencanangan kawasan siaga bencana ini, maka Pemkab Lutim melakukan rapat di Kantor Camat Tomoni Timur, yang dipimpin Asisten Pemerintahan, Dohri Asari, dan dihadiri oleh Kadis Sosial, Sukarti, Kepala BPBD, Muh. Zabur, Kadis Parbudmudora, Hamris Darwis, Kadis Kominfo, Madin, Camat Tomoni Timur, Zulkifli Jumadi, Camat Burau, Sukri dan Kepala Desa di Kecamatan Burau dan Tomoni Timur, yang wilayah nya terimbas bencana alam. (krm/him)