Info Pasar Tutup Total Tiga Hari, Hoaks

995

PALOPO— Pada Kamis, 9 April 2020, beredar informasi bahwa pasar di Palopo tutup total selama tiga hari untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Info tersebut beredar di kalangan pedagang Pasar Niaga Palopo (PNP) dan Pasar Andi Tadda (PAT).

”Itu info hoax,” tegas Kepala Dinas Perdagangan Palopo, Zulkifli ST MSi kepada Palopo Pos, Kamis (9/4).

Menurutnya, informasi tersebut meresahkan pedagang pasar, khususnya pedagang kebutuhan sembako yang tetap berjualan. ”Kami akan cari penyebar hoax tersebut untuk dilaporkan ke pihak berwajib,” terangnya.

Info Pasar Tutup Total Tiga Hari, Hoaks

Saat ini, lanjut Zulkifli, aktivitas pasar di Palopo masih merujuk pada Instruksi Walikota nomor 512/1080/DAG/IV/2020 tertanggal 1 April 2020. Dimana, Pemkot resmi menutup sebagian operasional pasar, kecuali pedagang kebutuhan sembako.

Disinggung mengenai protes pedagang non sembako, Kadis Perdagangan mengatakan, Dinas Koperasi dan UKM sedang melakukan pendataan pelaku UMKM yang terdampak Covid-19. ”Tapi itu bukan ranah saya untuk menjelaskan. Kami tetap berpedoman pada instruksi Wali Kota,” katanya. (ikh)