Lima Bulan Insentif RT/RW Belum Dibayar

729

PALOPO — Sejumlah Ketua RT/RW Kota Palopo mempertanyakan insentif RT/RW yang belum tersalurkan untuk triwulan ketiga. Bahkan, sudah terbilang lima bulan insentif para RT/RW ini belum juga disalurkan, padahal tidak lama lagi memasuki bulan Desember 2017.

Hal tersebut terungkap dalam pelaksanaan reses yang dilaksanakan di Kelurahan Mawa, Kecamatan Sendana belum lama ini.

“Lima bulan insentif RT/RW kami belum terbayarkan,” sebut salah seorang Ketua RT dalam reses tersebut.
Menanggapi keluhan Ketua RT/RW tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan (BPMK) Palopo, Ardas Najeriah membenarkan belum adanya penyaluran insentif RT/RW itu untuk triwulan ketiga tahun ini.

“Memang belum ada yang disalurkan, kami menunggu perintah Pak Wali Kota,” kata Ardas Najeriah di ruang kerjanya, Kamis 16 November 2017.

Namun baginya, masyarakat RT/RW yang belum menerima insentif untuk triwulan ketiga itu itu tidak perlu kecewa sebab proses penyaluran tersebut sementara dilakukan.
“Kita sudah serahkan berkasnya kepada Asisten I, selanjutnya kami hanya menunggu perintah saja,” tegas mantan Camat Wara Utara ini.

Menurutnya, pemberian insentif ini akan diupayakan tersalurkan. Bahkan, ia menjamin jika insentif itu akan dibayarkan beberapa waktu ke depan.
“Saya yakin penyaluran insentif itu akan dilakukan dengan tidak melampaui akhir tahun ini,” katanya.
Ia menyebutkan, sebanyak 723 RT dan 244 RW akan menerima insentif tersebut. Mereka masing-masing menerima Rp150 Ribu per bulan.

“Jadi totalnya Rp450 Ribu per triwulan yang akan diterima setiap RT dan RW,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, MH berjanji akan menaikkan insentif Ketua RT/RW.
Yakni menjadi Rp400 Ribu per bulannya. Ini artinya dalam per triwulannya para RT RW akan menerima Rp1,2 Juta.

Pemberian kenaikan insentif ini, menurut Wali Kota karena kedepan para RT/RW, akan memdapatkan tugas yang lebih spesifik lagi, yakni akan membentuk beberapa relawan dalam setiap RT/RW.
Relawan yang dimaksud, ujar Wali Kota adalah relawan-relawan yang akan bergerak untuk mengontrol terkait penggunaan Narkoba, radikalisme dan teroris. (rul/rhm)