Imigrasi Buka Layanan Antar Langsung Paspor

1033
Jpeg

*Kerjasama dengan Kantor Pos

PALOPO — Untuk lebih memaksimalkan pelayanan yang prima kepada masyarakat dalam hal kepengurusan paspor, Kantor Imigrasi Kelas III Palopo tengah melakukan kerjasama dengan Kantor Pos Cabang Palopo. Kerjasama yang dilakukan salah satu diantaranya adalah dengan mengantarkan paspor secara langsung ke rumah pemohon.

Jadi, setiap pemohon paspor yang paspornya sudah dicetak oleh Kantor Imigrasi Palopo tidak perlu lagi datang dan mengantri disana. Hanya tinggal menunggu di rumah maka nantinya pihak Kantor Pos akan langsung mengantarkannya sesuai alamat tempat tinggal pemohon.

Kepala Imigrasi Palopo, Samuel Toba, kepada Palopo Pos, Kamis 16 November 2017 mengatakan hal ini merupakan salah satu inovasi layanan publik yang sangat memudahkan masyarakat sekaligus mengefisienkan waktu yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam melakukan kepengurusan paspor. Tak ada lagi antrian bagi pemohon paspor yang datang langsung.

Menurut Samuel, pemohon yang sudah diberikan surat bukti pengantar pembayaran ke bank setelah proses wawancara dan foto, bisa langsung melakukan pembayaran PNBP (penerimaan negara bukan pajak) ke mobil PT Pos Indonesia yang sudah stanby di kantor depan kantor Imigrasi Palopo.

“Kami hanya ingin memberikan kemudahan bagi pemohon. Pemohon tidak usah bingung mencari bank, pembayaran bisa dilakukan di mobil Pos Indonesia yang sudah siap melayani pembayaran,” jelasnya.

Lanjutnya, selama ini pihak imigrasi kerap mendapat masukkan dari pemohon terkait masalah pembayaran paspor di bank. Terkadang, setelah menerima kwitansi pembayaran, pemohon kesulitan mencari bank. Atas dasar itulah, imigrasi membuat inovasi.

Menurutnya, bentuk kerjasama antara Dirjen Imigrasi dengan PT Pos Indonesia ini, merupakan langkah awal setelah kantor imigrasi di Palopo ini dibuka sejak awal tahun ini.
“Kondisi antrian yang cukup lama saat pengurusan sehingga kami memberikan kemudahan lainnya. Bahkan, setelah dibayarkan juga bisa mengantar paspor ke rumah sesuai jarak tempuh untuk menentukan biaya,” jelasnya lagi.

Hari pertama pelayanan pada tanggal 15 November 2017, unit mobil PT Pos Indonesia baru melayani 16 orang pemohon yang memanfaatkan pembayaran PNBP. Sedangkan pemohon yang ingin paspor diantarkan ke rumah, berjumlah 2 orang. Sayangnya, PT Pos dengan menggunakan mobil hanya melayani sampai pukul 12.00 Wita.

Sementara, salah seorang yang mengurus paspor bernama Yanta mengatakan dengan adanya pelayanan seperti ini akan lebih memudahkan dalam mengurus paspor dan membayar pajaknya.
“Saya ini dari Luwu tepatnya di Kecamatan Larompong kesini hanya untuk mengurus paspor,” ungkapnya. (udy/rhm)