Cari

 

 PAGE VIEW
OLAHRAGA
Wakil Italia Umumkan Skuad
Inter Milan, AS Roma dan AC Milan akan jadi wakil Seri A di Liga Champions musim ini. Ketiganya pun secara resmi mengumumkan skuad untuk kompetisi terelit di benua Eropa itu. Inter yang merupakan juara bertahan

INFOTAINMENT
Indahnya Tradisi Pulang Kampung...
Bagi pesinetron Happy Salma, tradisi mudik Lebaran merupakan fenomena yang unik karena dilakukan semua lapisan masyarakat di Indonesia.“Semuanya kumpul jadi satu, mau masyarakat kelas bawah hingga tingkat

DARI REDAKSI
Fajar akan Terbitkan Koran di Lutim
HARIAN Palopo Pos genap berusia 10 tahun, Rabu 17 Maret 2010, hari ini. Di usianya yang ke-10 itu, Palopo Pos tetap berkomitmen menjaga kebersamaan dengan pembaca. Dan yang tidak kalah pentingnya

Tasik Diminta Tindak Oknum Dewan
Tantangan Buat Badan Kehormatan...

DPD Tinjau Kelayakan Luwu Tengah
Kalau Ini, Tantangan Bagi Cakka-Siku...

BERITA UTAMA
Rabu, 10 Mar 2010, view 76 x
Polri: Penyandang Dana Teroris Aceh
Densus Gerebek 3 Orang
PAMULANG - Tiga orang diduga teroris digerebek di Ruko Multi Plus, berseberangan dengan Pamulang Squere, jalan Siliwangi, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Selasa (9/3). Selain tiga orang yang telah diamankan,saat Tim Densus ke luar dari Multi Plus juga terlihat 1 kantong jenazah yang diduga berisi 1 jenazah yang langsung dinaikan ke mobil Ambulance bermerk "Melati" milik salah satu LSM Islam di Kota Tangerang.
Dari pantauan JPNN terlihat selain menggeledah Multi Plus, Densus 88 juga menyisir Salon Renova dan salah satu gra pari Telkomsel yang berdekatan dengan Multi Plus.
Usai penggerebekan, kantong yang diduga berisi jenazah langsung dibawa ambulan menuju arah Polsek Pamulang, sementara 3 lainnya digiring ke dalam sebuah mobil pribadi dengan tangan dibrogol.
Saat ini sepanjang jalan Siliwangi terjadi kemacetan hingga 4 kilo meter baik dari arah perumahan Dago Pamulang maupun dari arah Ciputat, Sementara puluhan ruko yang berdekatan dengan Multi Plus saat ini ditutup oleh pemiliknya.
Salah seorang Satpam di Pamulang Squere mengatakan penggerebakan oleh Densus 88 terlihat dimulai sekitar pukul 11.05 Wib dengan melibatkan sekitar 10 Anggota Densus 88 yang datang secara bersamaan.
Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Adward Ari Tonang membenarkan penyergapan yang dilakukan Tim Densus 88 di dua lokasi berbeda di kawasan Pamulang Tangerang Selatan siang tadi (Selasa, 9/3).
Hal ini dikatakan Edwar dalam konferensi Pers sore ini.
Pertama, pada pukul 11.30 WIB, di jalan Siliwangi Pamulang Tangerang Selatan, polisi menembak seorang dengan inisial YI alias M. Sementara itu, pada penggrebekan tersebut, polisi juga menangkap 1 orang wanita dan 3 anak-anak.
Edward menjelaskan, polisi menyita 1 senjata pistol jenis revorver dengan enam buah butir peluru. Satu dari peluru tersebut, sempat ditembakkan ke arah polisi. Di samping itu, polisi juga menemukan 6 buah peluru cadangan. Saat ini, semua barang bukti tersebut telah diamankan oleh kepolisian.
Sementara itu, pada pukul 12.30 WIB polisi juga menembak dua orang yang diduga teroris dengan inisial R dan H di jalan dr Setia Budi Pamulang. Keduanya ditembak karena melakukan perlawanan. Selain R dan H, polisi juga menangkap tiga orang lainnya dengan inisial BR Alias AA dan SE alias I. Kadiv Humas menjelaskan penggrebekan ini adalah penegmbangan dari penggrebekan di Aceh.
Irjen (Pol) Edward Aritonang juga menegaskan bahwa teroris yang berhasil ditangkap dalam operasi penyergapan di Pamulang adalah penyandang dana untuk para terorisme di Aceh. Selain menyuplai dana untuk kegiatan terorisme, mereka juga memasok senjata untuk kegiatan latihan militer oleh para tersangka teroris yang sedang dalam pengejaran di Aceh Besar beberapa hari terakhir. "Mereka adalah pemasok senjata dan pendukung dana" ujar Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Edward Aritonang, di Mabes Polri, Senin (9/3) siang.
Dijelaskan, dalam aksi penggerebekan di Pamulang, sempat terjadi kontak senjata yang mengakibatkan S dan H, mengalami luka serius akibat tembakan karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Selain S dan H, Mabes Polri juga berhasil menangkap YI, Br dan Sb. Mereka tertangkap di dua lokasi berbeda di wilayah Tanggerang, Banten.
Yi, disergap dalam penggerebekan pertama sekitar pukul 11.00 Wib, di di Jalan Siliwangi, Pamulang. Yi, akhirnya tewas tertembak karena melakukan perlawanan terhadap polisi. "(Yi) membawa senjata revolver dengan enam peluru, satu telah ditembakkan kearah petugas" tambah Edward.
Dari penangkapan itu, polisi juga menyita tujuh butir peluru lainnya. Selain itu, Polisi juga mengamankan seorang perempuan dan tiga anak-anak yang berada di lokasi tersebut.
Sementara itu, empat tersangka lainnya tertangkap di jalan Dr Setiabudi, Pamulang Barat sekitar pukul 12.20. S dan H, dikabarkan tertembak karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Sementara dua lainnya ditangkap tengah mengendarai sepeda motor. "Mereka sedang kami identifikasi," tambahnya.

BELUM PASTI DULMATIM
Pasca penangkapan lima tersangka pelaku tersangka teroris di Pamulang, Tanggerang, Banten, Senin (9/3) beredar kabar salah satu tersangka itu adalah Dulmatin. Kabar ini beredar lantaran ada informasi yang berkembang yang menyebut adanya kemiripan salah seorang yang ditangkap itu dengan Dulmatin, yang selama ini diburu.
Namun demikian, Mabes Polri belum bisa memastikan identitas resmi para tersangka itu. Polri kini harus mengidentifikasi rinci kelompok yang dituding sebagai penyandang dana kelompok yang diduga komplotan teroris di Aceh Besar itu. ‘’Identifikasi yang didapat sementara atas nama YI, alias M, belum bisa disampaikan (itu Dulmatin atau bukan),’’ uajar Kadiv Humas Polri Irjen (pol) Edward Aritonang. Di Mabes Polri, Senin (9/3). YI membawa senjata revolver, 61 ditembakkan ke petugas.
Dijelaskan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan untuk mengetahui dari jaringan mana kelompok yang telah menewaskan tiga personil polisi itu. ‘’Yang jelas, hasil pengejaran teroris tidak terkait dengan GAM dan anggota eks GAM,’’ tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Senin pagi sekitar pukul 11.00 Wib, polisi melakukan penggerebekan di sebuah ruko di jalan Siliwwangi, Pamulang, Tanggerang. Saat itu Yi, seorang tersangka teroris tewas tertembak. Empat tersangka lainnya berinisial R, H, SB dan BR tertangkap di lokasi penangkapan kedua di jalan Dr Setiabudi, Pamulang Barat.
‘’Masih dalam pemeriksaan petugas kita, termasuk mengidentifikasi jenazah (Yi),’’ tambahnya. Dari penangkapan ini jumlah anggota jaringan kelompok teroris Aceh yang telah tertangkap sekitar 26 orang. Yakni 17 di Aceh dan sembilan di Jakarta dan Jawa Barat. Ini merupakan bagian dari penggerebekan awal kelompok yang diduga teroris di pegunungan Jalin, Jantho, Aceh Besar, Senin (23/2) lalu.
Saat itu polisi hanya berhasil menangkap tiga tersangka dan puluhan lainnya melarikan diri. Pengepungan kemudian berlanjut di kawasan perbukitan di Lamkabeu, Aceh Besar, yang masih berlangsung hingga kini. Dalam pengepungan ini tiga anggota polri tewas tertembak dan sejumlah lainnya luka-luka.
(jpnn-rm)

  Komentar Terkini ( 0 Komentar )
   Baca Komentar    Tambah Komentar

  BACA JUGA
INDEKS RUBRIK   
KREATIVITAS SEKOLAH
Pengelolaan RSBI Ditangani Pemprov
PALOPO --- Sistem penye-lenggaraan pengelolaan dan pembinaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) menuju Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) SMANET Palopo akan diserah terimakan dari Pemerintah Kota Palopo